“Indonesia” Negara Islam Yang Gagal (By Anti Islam Indonesia)

Menurutmu apakah serangan Israel terhadap Palestina atau kebijaksanaan politik luar negri Amerika menentang teroris islam dikarenakan umat muslim marah di seluruh dunia? Tidak,itu sebenarnya sifat dasar islam untuk marah,menciptakan kekerasan ,membunuh dan membenci setiap orang yang bukan muslim atau yang menolak konsep kerajaan islam di dunia ini.Orang-orang islam membenci segala sesuatu yang membuat non-muslim lebih maju,berkembang dan kuat yang membuat darah mereka mendidih penuh amarah dan berkeinginan membunuh banyak orang non-muslim. Ini adalah perang yang mana non-muslim seluruh dunia harus melihat.
Bukan hanya unsur jihad islam tapi juga negara yang mendukung mereka secara resmi atau tidak termasuk indonesia. Mereka semua tak terhitung jumlahnya. Ekstrimis muslim selalu mencari-cari alasan untuk mengazab dan mengganggu non-muslim. Apakah itu membunuh turis yang sedang berlibur di Bali atau meledakan bom di kedutaan Australia di jakarta atau juga merampok dan membunuh cina indonesia serta menyiksa sekelompok penganut Ahmadiyah hanya karena mereka tidak menerima muhammad sebagai nabi terakhir mereka. Jika mereka tidak ada kasus,mereka akan mencari-cari alasan dan menciptakan kekerasan terhadap non-muslim dengan menyebarkan gosip yang digunakan untuk menzalimi non-muslim.Ulama indonesia atau ormas islam tahu dengan baik sekali bagaimana mengerahkan ribuan muslim untuk protes menentang non-muslim. Situasi dan keadaan sangat menguntungkan mereka karena pemerintah tidak mengambil tindakan apapun terhadap mereka sepanjang tidak ada korban warga negara asing. Penangkapan dan pengadilan bom bali hanya untuk memenuhi keinginan negara barat.
Pembakaran gereja,membunuh banyak orang tak bersalah,pengrusakan barang milik orang lain oleh umat muslim di indonesia,tapi berapa banyak muslim yang diadili yang bertentangan dengan kemanusiaan? Tak satupun.Mengapa pemerintah tidak bertindak apapun terhadap mereka? Kemungkinan besar ada 2 alasan :
1. Pemerintah tidak ingin kehilangan suara dalam pemilu karena mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim.
2. Siapa pemerintah? Pemerintah juga terdiri dari umat muslim,umat muslim yang sama dengan muslim lainnya yang membenci non-muslim. Untuk mendapat bantuan keuangan internasional dan dana asing secara resmi mereka tidak dapat melukai umat muslim tapi secara tidak resmi mereka mendukung islam radikal. Itu semua dikarenakan orang-orang yang menjalankan pemerintahan juga orang-orang muslim. Mereka membaca Al-quran yang sama dengan yang taliban baca. Mereka juga mengacu nabi yang sama dengan Osama Bin Laden yaitu muhammad. Maka apa perbedaannya antara pemerintah yang resmi dengan islam radikal? Jika mereka tidak dapat menjamin keselamatan masyarakat indonesia non-muslim maka saya mempunyai saran untuk pemerintah:
Pemerintah berhenti bermain petak umpet tentang demokrasi dan nyatakan dengan jelas indonesia sebagai negara islam. Di mana non-muslim tidak memiliki hak hidup di indonesia. Di mana hukum syariah dimasukan dalam seluruh hukum yang berlaku secara nasional. Di mana tak ada kebebasan beragama dan juga kebebasan berbicara. Dengan menyatakan sebagai negara islam pemerintah indonesia akan berhenti membodohi masyarakat internasional. Karena indonesia tidak akan pernah menjadi negara demokrasi sepanjang islam ada. Terima saja bahwa indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbanyak di seluruh dunia, selain itu non-muslim tidak memiliki hak yang sama dengan muslim,seseorang yang berkata benar tentang islam atau menunjukan kenyataan yang sebenarnya tentang kekejaman islam akan dihukum karena tak adanya kebebasan berbicara di indonesia. Terima saja bahwa indonesia mendukung islam bukan demokrasi.

Ekstrimis islam telah meresap dalam pemerintahan indonesia,pengusaha,badan-badan keagamaan dan sekolah serta menggunakan cara baru yang licik untuk mengontrol mesjid dan kotbah para radikal. Ekstrimis muslim telah berhasil mengubah islam moderat indonesia menjadi islam yang agresif,buas,tidak memiliki toleransi dan penuh dengan kebencian. Kaum ekstrimis secara sistematis telah menyusupi dan meresapi institusi pemerintah indonesia dalam rangka membuat masyarakat indonesia harus menuruti peraturan dan kekuasaan islam. Islam radikal telah masuk ke pusat jantung pemerintah indonesia. Karena itu pertanyaanku masih sama siapa pemerintah indonesia?
Kesimpulannya: Pemerintah = Islam radikal = Terorisme
Mereka mungkin akan membunuhku setelah membaca dan mendengar saranku ini tapi aku terima kematian itu karena mati merupakan pilihan yang lebih baik daripada hidup yang disebut dalam demokrasi di mana seseorang yang tak lagi percaya islam dan menolak menghormati islam tidak memiliki kebebasan dan hak-hak asasi sebagai manusia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s